Bertandang ke Negeri Sakura Jepang akan
banyak menjumpai tempat-tempat yang indah dan fantastis. Kyoto merupakan
salah satunya. Kyoto merupakan kota yang berada di Pulau Honshu yang
merupakan bagian dari daerah metropolitan Osaka-Kobe-Kyoto. Di Kyoto
terdapat banyak sekali situs bersejarah dan tempat wisata alam yang akan
memanjakan mata dan bathin setiap pengunjungnya. Pada masa lampau, kota
indah ini kerap disebut dengan Rakuchu, Kyoraku atau Rakuyo. Penamaan
tersebut ternyata mengikuti kebiasaan Tiongkok yang memiliki ibukota di
Rakuyo.
Didalam
kota terdapat beberapa aliran sungai seperti Kamogawa yang alirannya
bersatu dengan Takanogawa di Timur, Katsuragawa di Barat dan Ujigawa di
Selatan. Posisinya berapa di Lembah Kyoto atau disebut juga dengan
Lembah Yamashiro yang dikelilingi oleh tiga gunung yakni Kitayama,
Higashiyama dan juga Nishiyama. Karena lokasinya yang dikelilingi oleh
pegunungan inilah menyebabkan iklimnya bersifat iklim darat sehingga
perbedaan suhu antara siang dan malam atau antara musim dingin dan musim
panas cukup besar.
Pada
bagian pusat kotanya didesain berbentuk kotak-kotak laiknya papan
catur, dengan bentuk jalannya yang sebagian besar jalan lurus. Setiap
jalannya, sama seperti di Indonesia, memiliki penamaannya tersendiri dan
di setiap persimpangan jalannya diberinama sesuai dengan nama jalan
yang bertemu. Dengan bertamasya ke Kyoto ini maka Anda memastikan bahwa
akan menelusuri jejak-jejak warisan budaya dan sejarah mengingat
tempat-tempat wisata di Kyoto sangat erat kaitannya dengan waspek
historis dan budaya. Di Kyoto memiliki sekitar 17 situs yang disebutkan
dalam daftar warisan dunia (UNESCO), terdapat 34 universitas, 24 museum
dan ada ratusan candi dan kuil.
Bertandang
ke Kyoto akan membawa Anda pada penemuan objek yang merupakan perpaduan
antara tradisionalitas dengan modernitas. Ada banyak tempat yang
menarik untuk Anda kunjungi di Kyoto ini seperti Arashima Park yang
merupakan salah satu tempat wisata terkenal dengan dominasi
bunga-bunganya. Anda juga dapat melihat 110 jenis tanaman bamboo di
Kyoto City Rakusai Bamboo Botanical Garden. Di Kyoto ada banyak tempat
lainnya yang juga sangat layak untuk Anda kunjungi seperti Kyoto
Imperial Palace, Istana Nijo, The Kyoto Municipal Zoo, Maruyama Park,
dan masih banyak lagi yang lainnya. Pokoknya Anda akan menyesal kalau
selama berada di Jepang tak menyempatkan diri untuk mengunjungi Kyoto.
Anda suka dengan wisata petualangan? Di
Kyoto juga ternyata memiliki beberapa lokus wisata petualangan yang
banyak digemari pengunjung. Salah satu spot yang wajib dikunjungi ialah
Daimonji-yama atau disebut dengan Higashiyama. Kawasan ini merupakan
tempat terbaik untuk melakukan climbing atau mendaki gunung. Selain lokusnya terjal menantang terlihat juga pemandangan alam yang sangat menakjubkan.
Daimonji-yama ini akan memberikan
pemandangan yang sangat mengesankan dan memanjakan mata. Daimoji-yama
sendiri sangat mudah diakses dari pusat kota. Makanya ketika langit
cerah kawasan jangkung ini akan mudah dilihat dari pusat kyoto
memberikan pemandangan hijau nan menawan.
Daimonji-yama
atau dalam bahasa Jepang dikenal dengan Nyoigatake merupakan salah satu
gunung terbesar di Kyoto. Untuk mendakinya hanya diperlukan waktu
sekitar 40 menit saja. Dalam waktu yang relatif singkat itu Anda dan
pendaki lainnya dapat mencapai puncak Daikoji-yama. Jika sudah berada
diatas, pandangan hijau yang menghampar sangat jelas terlihat. Makanya
kami menyarankan ketika Anda berniat menjelajah gunung ini sebaiknya
sambil membawa kamera.Di sekitar gunung ini terlihat banyak sekali burung yang berkicau ketika pagi hari. Kondisi akan semakin menakjubkan ketika suara kicauan burung berpadu dengan mulai teriknya sinar mentari.
Lalu
bagaimanakah untuk sampai kesana? Meskipun tidak dibarengi dengan
tanda-tanda yang berbahasa Inggris namun Anda tetap akan dengan mudahnya
menjangkau puncak gunung. Berikut ini merupakan beberapa rute yang
dapat dituju ketika bertualang ke Daimoji-yama ini:- Dimulai dari gerbang Ginkaku-ji, masuk ke Silver Pavilion dan berbelok ke arah kiri dan menuju ke gerbang torii batu selamat 1 menit.
- Sebelum pintu gerbang torii, berbelok kananlah.
- Berjalanlah sampai kemudian Anda menemukan sebuah kuil kecil, setelah itu berbeloklah ke kanan.
Bagi Anda yang mencintai buku tak ada
salahnya mengunjungi pameran buku bekas ini. Pameran buku bekas ini akan
memberikan kesan tersendiri terkait dengan muka lain dari Kyoto.
Pameran ini berlangsung setiap tahunnya di Chionji Temple dari 30
Oktober sampai 3 November. Pameran ini merupakan salah satu dari tiga
momen serupa yang diselenggarakannya di kuil bersejarah.
Jika Anda berkunjung kesini maka akan
menemukan sekitar 200 ribu buku bekas dan langka dengan harga yang
cenderung murah. berbagai jenis buku dapat ditemukan disini mulai dari
novel buku-buku sejarah Jepang dan juga novel. Barangkali buku-buku
sejarah sangat membosankan bagi beberapa orang. Namun bagi siapapun yang
menyukai sejarah akan merasa diuntungkan dengan berbelanja di festival
ini.
Selain
dapat menemukan buku-buku Jepang Andapun dapat menemukan beragam buku
lain semisal buku-buku seni, visual, kerajinan, taman dan arsitektural.
Secara umum, buku-buku yang tersaji disini sangatlah eye-catching
dan dijilid dengan sangat rapi. Meskipun usianya sudah tua namun
buku-buku yang dijual disini dijamin kondisinya masih laik jual. Anda
dapat memilih buku-buku kesukaan dan bahkan menawarnya. Bagi para
pecinta buku, tempat ini merupakan tempat wajib yang mesti dikunjungi.
Dimanakah
Chionji Temple? Lokasinya dekat dengan salah satu kampus ternama di
Kyoto yakni Kyoto University. Bukan hanya pameran buku yang dapat
ditemukan melainkan juga berbagai barang kerajinan tangan (handicraft)
dapat ditemukan disini. Biasanya pameran benda-benda kerajinan tangan
itu diadakan setiap tanggal 15 setiap bulannya. Dari Stasiun Keihan
Demachiyanagi kuil ini dapat dijangkau dengan waktu 10 menit saja
berjalan kaki. Sedangkan tempat wisata dari Chionji Temple seperti
Ginkaku-ji Silver Pavilion.
Ternyata warga Kyoto juga sangat peduli
dengan berbagai kerajinan. Produk-produk kerajinan mereka sangat beragam
dan terkenal luwes. Wajar saja karena memang profesional dan jam kerja
orang-orang Jepang sudah sangat teruji. Nah bagi Anda yang penasaran
dengan tembikar khas Kyoto patutlah berkunjung ke pasar jalanan tahunan
di pusat Kyoto untuk menemukan tembikar yang diminati.
Mengunjungi pameran tembikar ini tentu saja
memungkinkan Anda mendapatkan diskon yang besar. Di pameran ini Anda
bebas untuk melihat, memilih dan membeli tembikar yang diinginkan. Salah
satu yang cukup terkenal ialah Kiyomizu Yaki yang merupakan tembikar
khas Kyoto. Tembikar jenis ini sudah ada sejak dulu.
Salah
satu pusat Kiyomizu Yaki ini ialah yang berada di Jalan Gojo. Karena
kualitasnya yang teruji dan nilai sejarahnya yang panjang pantas saja
kalau Kiyomizu Yaki ini berharga mahal. Harga yang sekiranya pas untuk
menebus kinerja para pengrajin Kiyomizu Yaki ini. Namun jika Anda
berkeberatan dengan harganya bisa mengunjungi Poetry Festival Gojo-zaka
yang biasanya digelar setiap Agustus dari tanggal 7 sampai 10. Banyak
kiln atau pengrajin tembikar Kiyomizu Yaki menjual hasil karyanya
disini. Sayangnya, setiap pembeli harus memiliki tingkat ketelitian yang
tinggi untuk mendapatkan Kiyomizu Yaki berkualitas dan tidak cacat.
Untuk
mendapatkan Kiyomizu Yaki yang terbaik tentu saja harus sudah terlatih.
Selain menjual tembikar, disini juga dijual berbagai jenis keramik
tradisional sampai ke gaya funky. Harganyapun sangat bervariasi mulai
dari yang termurah sampai yang mahal. Harganya dipatok mulai dari 90 sen
sampai 1000 yen. Bagi mereka yang memang suka dengan berbagai kerajinan
keramik ini tak masalah sekalipun menghabiskan banyak sen yen untuk
mendapatkan barang-barang yang diinginkannya. Para pengrajin tembikar
dan juga keramik ini biasanya menetap di Gojo dan Higashiyama.Festival Pottery ini berlangsung di sisi Gojo Street antara Kawabata dan Higashi-oji Streets. Hanya dibutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk menelusuri jalan yang menjadi objek utama festival dari ujung ke ujungnya.
oke guys selamat berkunjung mudah2n bermanfaat yaa..
mau tau kuliner apa aja di koyoto check in out
dikutip dari : jepang paduan wisata









Tidak ada komentar:
Posting Komentar